Dalam hal ini kuasa perkataan berhubungan langsung dengan peran Roh Kudus dalam pelayanan Gereja guna membangun, memberi kekuatan dan mendewasakan secara kerohanian. Kuasa perkataan ini sangat berhubungan langsung dengan dengan karunia berkata-kata yang berada dalam I korintus 12:8. Perkataan yang memiliki kuasa adalah sebuah karunia dari Tuhan sehingga dapat bermanfaat bagi orang diri sendiri, orang lain dan gereja . Yesus juga mempunyai perkataan yang berkuasa yang dapat kita lihat dalam Lukas 4 : 32 - 35 yang berkata “Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras: "Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah." Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itupun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.” Perkataan juga berkuasa untuk menghancurkan tinggal kita bagaimana menggunakannya Yakobus 3:8-10. Jadi dalam tulisan ini akan mengembangkan apa kuasa perkataan sampai kepada aplikasi dalam kehidupan sehari-hari dan bermanfaat bagi seluruh kehidupan kita. Semoga kuasa perkataan yang diberikan kepada kita benar-benar karunia untuk membangun iman secara keseluruhan.
Sabtu, 19 Juni 2010
Tanda Kasih
Nats : Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara . . . dan menangislah dengan orang yang menangis! (Roma 12:10,15)
Bacaan : Roma 12:9-16
Bacaan : Roma 12:9-16
Kartu. Beratus-ratus kartu. Petugas pos pasti mengira kami sedang mengejar rekor dunia. Kartu-kartu itu datang bertumpuk-tumpuk--hari demi hari.
Itu hanyalah salah satu cara yang melaluinya kami tahu bahwa orang- orang memperhatikan kami. Khususnya saat keluarga kami mengalami minggu-minggu awal yang menyakitkan setelah putri kami Melissa yang masih remaja tewas dalam sebuah kecelakaan mobil.
Namun bukan hanya kartu-kartu itu yang menunjukkan dukungan kasih. Makanan datang dengan cepat hingga hampir memenuhi lemari es. Bunga- bunga mengisi setiap sudut rumah, terutama bunga matahari--kesukaan Melissa.
Orang-orang mengirimkan foto-foto Melissa, selimut dengan ayat-ayat, hadiah kenang-kenangan untuk sekolahnya, dan buku--berbagai buku tentang mempercayai Allah dengan hati yang hancur. Selain itu, datang pula e-mail, telepon, juga kata-kata pengharapan dan penghiburan yang disampaikan secara pribadi. Janji-janji doa. Tawaran bantuan untuk melakukan apa pun yang kami perlukan. Semuanya dari teman-teman yang menaati perintah Allah.
Hati kami yang luka terhibur oleh perhatian-perhatian itu, yang terlalu banyak untuk disebutkan, dan terlalu indah untuk dilupakan. Kasih di balik semua ungkapan itu menolong kami untuk melalui hari- hari yang berat karena dukacita.
Carilah orang-orang yang membutuhkan dan ikutilah pimpinan Tuhan. Bantulah mereka untuk menyembuhkan hati yang hancur dengan bahasa- bahasa kasih (Roma 12:10-15). Kuatkanlah mereka untuk kemuliaan Allah--Dave Branon
SEDIKIT KEBAIKAN
DAPAT MEMBUAT PERUBAHAN BESAR
DAPAT MEMBUAT PERUBAHAN BESAR
Langganan:
Postingan (Atom)
