Selasa, 26 Oktober 2010

Bahaya Laten Illuminati , Freemason & New World Order

dalam topik ini saya hanya menulis dan hanya serring tentang hal ini yang cukup menarik yang saya ambil dari beberapa sumber yang bisa membuka wawasan kita sebagai orang Kristen : so mohon komentar dan ralat untuk perbaikan tulisan yang ada GBU

Freemasonry adalah organisasi Yahudi Internasional, sekaligus merupakan gerakan rahasia paling besar dan palling berpengaruh di seluruh dunia. Freemasonry terdiri dari dua kata yang di satukan. Free artinya bebas atau merdeka, sedangkan Mason adalah juru bangun atau pembangun.
Di permukaan "Freemasonry" membangun citra sebagai gerakan moral dengan membentuk antara lain gerakan 'theosofi' yang berkembang menjadi quasi-agama, serta gerakan kontradiksinya 'the Freethinkers' ("Pemikir Bebas"), yang secara jelas menyatakan diri sebagai gerakan atheisme (di Hindia Belanda theosofie masuk pada tahun 1901, demikianjuga gerakan de vrijdenkers, bersamaan dengan masuknya Sneevliet yang membawa paham komunis). Pendirian berbagai organisasi pro-bono tersebut bertujuan untuk mengobok obok landasan moral masyarakat, melakukan penyebaran pemikiran yang bertujuan untuk mengacaukan aqidlah, dan dengan itu menimbulkan konflik-konflik di dalam masyarakat. Untuk menutupi tujuan itu, "Freemasonry" di kemudian hari mendirikan perkumpulan yang berselubungkan sebagai klub charitas eksklusif seperti the Rotary Club, the Lions, serta LSM-LSM yang bergerak di bidang politik, hukum, serta lingkungan hiclup, dan sebagainya.

Perlahan lahan Organisasi ini sudah mulai mengakar khususnya lewat sistem ekonomi , Neo Lib adlah produknya. bagaimana sikap kita menghadapinya? ciri - ciri akhir zaman kah???

Target Illuminati dan Komite 300

Diambil dari buku: Conspirator's Hierarchy: The Story of the Committee of 300

Oleh: DR. John Coleman


1. Mendirikian Sebuah Pemerintahan Dunia Tata Dunia Baru dengan menyatukan gereja dan sistem moneter dibawah pengaturan mereka. Gereja pertama dibangun pada tahun 1920-an dan 1930-an. Mereka menyadari akan perlunya kepercayaan religi yang melekat dalam diri manusia, yang pada gilirannya akan dijadikan sebagai alat untuk mencapai target dari tujuannya, oleh karena itu mereka membangun sebuah majelis "gereja" untuk mengarahkan kepercayaan umat manusia ke arah yang diinginkan, sesuai dengan tujuan mereka.

2. Menyempurnakan perusakan secara keseluruhan identitas nasional semua bangsa, sebagai konsideran utama jika konsep Sebuah Pemerintahan Dunia berhasil dilaksanakan.

3. Melakukan penyempurnaan perusakan semua agama dan terutama agama Kristen, dengan sebuah pengecualian sebuah agama yang boleh eksis, yaitu agama hasil ciptaan mereka, seperti yang disebutkan di atas.

4. Menyempurnakan kemampuan alat kontrol setiap manusia melalui pengendalian pikiran (mind control) dan tekonotronik (techonotronic) sebagaimana disebut oleh Zbignew Brzezinksi, yang akan menciptakan sebuah robot seperti manusia dan sebuah sistem teror yang akan membuat Felix Dzerzinhski’s Red Terror terlihat seperti anak-anak yang sedang bermain.

5. Menyempurnakan akhir dari semua industrialisasi dan produksi nulkir yang menghasilkan tenaga listrik, yang mereka sebut dengan "the post-industrial zero-growth society"/masyarakat ..... . Kecuali komputer dan jasa industri. Industri-industri AS yang tersisa akan dipindahkan ke negara lain, seperti Meksiko yang terdapat tenaga kerja budak yang berlimpah-limpah. Seperti yang telah kita lihat pada tahun 1993 ini telah menjadi sebuah kenyataan melalui jalur North American Free Trade Agreement, dikenal dengan NAFTA. Orang yang tak memiliki pekerjaan di AS segera sesudah kehancuran industri akan menjadi pencandu opium-heroin atau kokain, atau menjadi statistik dari proses penghapusan "kelebihan penduduk", yang kita ketahui dengan sebutan Global 2000 Report.

6. Mendorong, dan pada akhirnya melegalisasi penggunaan narkoba/obat-obatan terlarang dan pembuatan pornografi dalam bentuk "seni", yang akan diterima oleh masyarakat global dan akhirnya menjadi suatu yang biasa.

7. Menyempurnakan depopulasi kota-kota besar menurut uji coba yang dijalankan oleh rezim Pol Pot di Kamboja. Sangatlah menarik untuk mengetahui bahwa rencana-rencana genocide/pembataian dibuat di AS oleh salah satu fondasi penelitian Club of Rome, dan dikepalai oleh Thomas Enders, seorang pegawai ranking atas State Department. Juga sangat menarik bahwa komite kini sedang berkinginan untuk mengembalikan para pembunuh Pol Pot ke Kamboja.

8. Menekan semua perkembangan ilmiah, terkecuali yang dianggap menguntungkan Illuminati. Yang menjadi sasaran khusus ialah energi nuklir untuk tujuan damai. Yang paling dibenci ialah percobaan peleburan/fusion yang kini sedang dicemoohkan dan ditertawakan oleh Illuminati dan JACKAL pressnya. Perkembangan peleburan/fusion torch ini akan memadamkan konsepsi Illuminati mengenai "terbatasnya sumber daya alam". Sebuah FUSION TORCH, jika digunakan dengan benar, akan menciptakan sumber daya alam yang berlimpah tetapi hingga kini belum dipergunakan, bahkan dari bahan-bahan yang paling biasa. Penggunaan FUSION TORCH banyak sekali dan akan menguntungkan umat manusia dalam segala hal, tetapi fakta ini belum juga sedikitpun diberitahukan kepada maysarakat.

9. Menyebabkan kematian atas tiga milyar orang pada tahun 2050, dengan melalui perang yang dibatasi di negara-negara maju, dan dengan bantuan kelaparan dan berbagai penyakit di negara-negara dunia ketiga, orang-orang yang mereka sebut "useless eater". Komitee 300 (Illuminati) memerintahkan Cyrus Vance untuk membuat tulisan ilmiah tentang masalah ini mengenai bagaimana cara melakukan pembunuhan massal seperti ini. Tulisan tersebut dibuat dengan judul "Global 2000 Report" dan diterima serta disetujui untuk dilaksanakan oleh mantan Presiden James Earl Carter dan Edwin Muskie, lalu oleh Menteri Negara untuk dan atas nama Pemerintahan AS. Atas persyaratan yang tercantum di Global 2000 Report, populasi AS harus dikurangi hingga 100 juta pada tahun 2050.

10. Untuk melemahkan akhlak bangsa dan untuk mengacaukan pekerja di tingkat buruh dengan menciptakan PHK. Dengan berkurangnya pekerjaan dalam kaitannya dengan aturan pertumbuhan nol industri yang diciptakan oleh Club of Rome, laporan menggambarkan kelak pekerja yang sudah dirusak akhlaknya dan dilemahkan semangatnya akan lari kepada alkohol dan narkoba. Generasi muda akan didorong melalui musik rock dan narkoba untuk memberontak status quo, dengan begitu akan meremehkan dan akhirnya menghancurkan keluarga. Mengenai ini, Komitee memesan Institut Tavistock untuk mempersiapkan sebuah cetak biru, bagaimana cara meraih tujuan mereka. Tavistock mengarahkan Standford Research untuk menjalankan pekerjaan dibawah pengarahan Prof. Willis Harmon. Kerja ini kemudian dikenal dengan "Aquarian Conspiracy"

11. Untuk menjaga orang dimanapun dalam penentuan takdir mereka masing-masing, dengan cara menciptakan krisis yang berkelanjutan lalu "mengatur" krisis tersebut. Ini akan membingungkan dan menghancurkan moral penduduk secara luas dimana mereka dihadapkan dengan terlalu banyak pilihan, dan akan menciptakan suatu skala kelesuan yang amat luas. Dalam kasus di AS, dibuatkan sebuah keagenan Management Crisis, yang disebut dengan Federal Emergency Management Agency (FEMA), yang keberadaanya mulai saya lampirkan pada tahun 1980.

12. Memperkenalkan cara pemujaan baru dan untuk melanjutkan penambahan cara pemujaan yang sudah ada, termasuk musik rock gangster, seperti the Rolling Stones (sebuah group gangster yang dibentuk/FAVORED oleh European Black Nobility), dan semua group ciptaan Tavistock yang diawali oleh the Beatles.

13. Meneruskan pembangunan cara pemujaan Fundamentalisme Kristen dimulai oleh Darby, seorang pelayan British East India Company, yang akan disalahgunakan untuk memperkuat ZIONIST STATE Israel dengan mengidentifikasi bangsa Yahudi melalui mitos "Orang-orang pilihan Tuhan", dan dengan menyumbang banyak uang, yang mereka percayai mereka menyumbang untuk alasan religi demi kemajuan umat Kristen.

14. Menekan penyebaran cara pemujaan keagamaan, seperti Persaudaraan Muslim, Fundamentalisme Muslim, THE SIKHS dan untuk menyelesaikan eksperimen tipe pengendalian pikiran Jim Jones dan "Anak Sam". Sangat berharga untuk diketahui bahwa Khomeini merupakan ciptaan dari Inteligensi Militer Inggris Divisi 6, M16 terbaru. Pekerjaan rinci ini menunjukkan proses tahap demi tahap dimana Pemerinthan AS menerapkan untuk menempatkan Khomeini pada kekuasaan.

15. Mengekspor gagasan "liberalisasi religius" ke seluruh dunia juga untuk mengikis semua agama yang ada, tetapi lebih khususnya tertuju pada agama Kristen. Ini dimulai dengan "Theologi Liberalisasi Jesuit", yang mangakhiri kekuasaan Keluarga Somoza di Nicaragua, dan kini sedang menghancurkan El Salvador, kini memasuki "perang saudara" tahun ke-25. Costa Rica dan Honduras juga dilibatkan dalam aktifitas revolusi, yang dihasut oleh Jesuit. Satu kesatuan sangat aktif dalam liberalisasi teologi ialah Misi Komunis Mary Knoll. Ini melibatkan perhatian media yang luas atas pembunuhan empat dari yang disebut "biarawati" Mary Knoll di El Savador beberapa tahun lalu. Empat biarawati iti merupakan agen Komunis subversif dan kegiatan mereka secara luas didokumentasikan oleh Pemerintah El Savador. Media massa AS dan media baru/new media menolak memberi pemeberitaan mengenai pendokumentasian massal yang dimiliki oleh Pemerintah El Savador, yang membuktikan apa yang dilakukan para biarawati Misi Mary Knoll di negara tersebut. Mary Knoll bekerja untuk banyak negara dan ditempatkan untuk memimpin peran utama dalam membawa Komunisme ke Rhodesia, Mozambik, Angola dan Afrika Selatan.

16. Menyebabkan keruntuhan ekonomi dunia dan menimbulkan kekacauan politik secara total.

17. Mengambil alih kekuassan atas semua kebijaksanaan dalam maupun luar negeri AS.

18. Memberikan dukungan penuh terhadap institusi supranasional seperti United Nations (PBB), IMF, Bank of International Settlements, Mahkamah Internasional dan sebisanya membuat institusi lokal menjadi kurang efektif, dengan perlahan-lahan menghapusnya atau membawa mereka ke dalam PBB.

19. Menyusup dan menumbangkan semua pemerintahan, dan bekerja dari dalam untuk menghancurkan integritas kedaulatan bangsa-bangsa yang merepresentasikan mereka.

20. Mengatur aparat teroris dunia dan untuk bernegoisasi dengan teroris kapanpun terjadi tindak terorisme. Perlu diingat bahwa Bettino Craxi-lah yang membujuk/meyakinkan Pemerintah Itali dan AS untuk bernegoisasi dengan penculik Perdana Menteri Moro dan Jendral Dozier, Red Brigades. Disamping itu, Dozier diperintahkan untuk tidak mengatakan apapun mengenai apa yang terjadi padanya. Jika suatu saat ia melanggar perintah tersebut, Henry Kissinger akan membuat ia mengalami apa yang dialami oleh Aldo Moro, Ali Bhutto dan Jenderal Zia ul Haq.

21. Mengambil alih kontrol pendidikan di Amerika dengan maksud dan tujuan untuk sepenuhnya menghancurkannya. Pada tahun 1993, kekuatan penuh efek dari peraturan ini menjadi kenyataan, dan akan menjadi lebih merusak lagi dengan adanya pengajaran "Outcome Based Education" (OBE) pada sekolah dasar .


Original source: AmericanPatriotFriendsNetwork

Yesus sebagai raja

A. Pendahuluan
Kisah tentang Yesus yang masuk Yerusalem sebagai Raja mengawali seluruh perjalanan sengsara yang akan ditempuh oleh Yesus. Kesimpulan kita jelas, yakni di antara sekian banyak orang yang menolak Yesus; masih ada ribuan orang yang menerima Dia - walau sikap khalayak ramai itu belum mendalam dan sempurna. Semua bagian di empat injil yang menghubungan Yesus ke Yerusalem menggunakan kutipan dari Zakharia 9:9. Mereka menganggap entri kemenangan sebagai pemenuhan nubuat. "Lihatlah Raja Anda akan datang kepada Anda Apakah ini hanya karikatur kerajaan yang terjadi pada hari itu? Apakah ini hanya ejekan dari kesalahpahaman yang terjadi pada hari itu? I Saya tidak berpikir begitu, aku percaya bahwa dengan dimasukkannya bagian ini di dalam Injil, Allah menunjukkan bahwa Yesus benar-benar Raja.. Penting bagi kita untuk memahami apa artinya untuk mempertimbangkan Yesus sebagai Raja. Pada perayaan keagamaan Yahudi, yakni: paska, pentekosta dan pondok daun, setiap orang Yahudi dewasa wajib merayakannya di kota Yerusalem. Maka kita bisa bayangkan betapa meluber kota suci Yerusalem dengan ribuan peziarah. Dalam kondisi kota seperti itu Yesus tampil sebagai Raja. Dari modus peristiwa nampak bahwa peristiwa ini dirancang oleh Yesus secara baik; Dia ingin mengungkapkan secara lebih jelas bahwa Dia adalah Mesias - Raja yang dinanti-nantikan. Dan Dia datang dengan mengendarai seekor keledai muda yang belum pernah dipakai

B. Isi
Dalam pengertian pemerintah Romawi zaman itu, gelar seorang Raja diberikan kepada seorang jenderal yang berhasil membawa kemenangan gemilang dari suatu peperangan dahsyat. Dalam ensiklopedi, pengertian seseorang yang berhak dinobatkan sebagai raja atau “emperor” (yang berasal dari kata: “imperator), dijelaskan sebagai: “the term came to be used specifically by Roman troops for a victorious general until the termination of his imperium (“command”) on returning to Rome”. Sehingga ketika jenderal Romawi yang berhasil membawa kemenangan tersebut kembali pulang ke kota Roma, dia akan mendapat suatu sambutan yang sangat meriah dari rakyat Romawi dan kemudian dia mendapat sebuah gelar sebagai “emperor”. Pada waktu Yulius Caecar berkuasa, dia tidak hanya memposisikan dirinya sebagai seorang jenderal yang berhasil membawa kemenangan; tetapi juga dia memposisikan dirinya sebagai penguasa mutlak atas kerajaan Roma. Jadi pengertian “raja” dalam konteks zaman Tuhan Yesus hidup menunjuk kepada seorang yang berhasil membawa kemenangan gemilang setelah melewati suatu pertempuran hebat, dan kemudian dia dinobatkan menjadi seorang penguasa mutlak. Bila demikian, apa makna sebutan tulisan dari Pontius Pilatus di atas kayu salib Tuhan Yesus yang menyebutkan diriNya, yaitu: “Inilah raja orang Yahudi”? Jelas tulisan tersebut sama sekali tidak menunjuk suatu pengakuan yang tulus bahwa Yesus adalah raja orang Yahudi. Sesungguhnya tulisan di atas kayu salib itu mengandung suatu ejekan atau suatu bentuk hinaan untuk mempermalukan Tuhan Yesus serta orang-orang Yahudi, yang nadanya kira-kira bermaksud: “Masakan raja orang Yahudi seperti ini? Di manakah kehebatan dan kemenanganNya? Di manakah kuasaNya? Masakan raja orang Yahudi kini harus mati tergantung di atas kayu salib dengan cara yang hina?”
Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah sehingga ia pada awalnya mulia, diberkatiNya dan ditugaskan untuk kuasai dunia. Misi awal manusia ialah sebagai representasi Allah untuk menjalankan Kerajaan-Nya dibumi: Kej Kej 1:26 1:26-28; 2:15; 5:1; Maz 8:4 4-7; Yes 42:5. Dibawah ini merupakan perbedaan gelar Raja dalam Yesus yang membedakan gelar raja yang lain, diantaranya :
a. Yesus berhak atas kerajaan Allah didunia karena Ia Anak Manusia, tepat seperti misi Allah kepada manusia Adam, sebagai representasi Allah dibumi. Yesus ialah Adam yang akhir, yang menghidupkan serta mengalahkan dosa dan maut:1 Kor 15:45, 54 54-57;Rm 5:14,15; 8:1,2; Ef 1:7; Kol 1:14; 1 Yoh 2:2; Why 1:13
b. Yesus Kristus adalah Raja danTuan yang berdaulat atas segalanya: Zak 14:9; Mi 5:8; Ef 1:22; Kol 2:10; 1 Kor 15:24 24-28; Why 1:5
c. Yesus Kristus adalah Raja Kemuliaan: Maz 24:9,10; Mat 24:30; 25:31; Why 5:12
d. Yesus Kristus adalah Raja Yang Kudus: 2 Pet 1:13 13-16; 1 Yoh 3:3; Why 15:4; 16:6
e. Yesus Kristus adalah Raja Yang Kekal: Maz 45:7;Yer 33:17; Dan 7:14; Luk 1:33; 1 Pet 1:21; Why 1:17; 11:15
f. Yesus Kristus adalah Raja yang memberi mahkota kehidupan, mahkota kebenaran dan mahkota kemuliaan : 2 Tim 4:8; Yak 1:12; 1 Pet 5:4; Why 2:10
g. Yesus Kristus adalah Raja Yang Setia danYang Benar: Why 17: 14; 19:11; Yer 23:5,6; Ibr 1:8; 10:23; Yoh 14:6; Zak 8:8; 1 Yoh 3:7
h. Yesus Kristus adalah Raja yang menggembalakan umat-Nya, sediakan segala keperluan mereka: Maz 23; Yoh 10:1 1-18; Ibr 13:20,21; Why 7:13 13-17; 19:15
i. Yesus Kristus adalah Raja yang menyelamatkan umat-Nya: Luk 21:27,28
j. Yesus Kristus adalah Raja Damai: Yes 2:2 2-4; 9:5; Mi 4:1 1-3; Zak 9:9; Mat 21:5
k. Yesus Kristus adalah Raja yang kalahkan semua musuh-Nya: 1 Kor 15:24
l. Yesus Kristus adalah Raja yang menghiburkan umat-Nya: Why 7:17; 21:4.
Ini adalah suatu gambaran kepastian mengenai Yesus sebagai Raja yang disembah orang-orang percaya, dan oleh kepercayaan itu kita dibenarkan dan layak untuk menjadi anak-anak Allah


C. Kesimpulan
Dari kedatangan Mesias dalam Yesus yang pertama dengan penuh kerendahan dan penderitaan di ayat 9, Zakharia kemudian langsung menunjuk kemuliaan yang akan menyertai Kedatangan Kedua Raja Penebus Israel. Nubuatan-nubuatan ini diberikan bukan hanya untuk Yerusalem dan Israel, tetapi untuk seluruh bumi. Orang Israel yang tidak percaya akan sangat diuji dan dimurnikan sebelum Mesias datang menyelamatkan mereka untuk mendirikan Kerajaan Mileniumnya dari Yerusalem. Pemerintahan dan kuasa Mesias dalam kuasa dan mulia nyata di sini. Raja Israel akan mengumumkan damai dan mengakhiri segala kekerasan.
Ada 3 hal di mana peran Yesus sebagai Raja merupakan hal yang sangat penting bagi orang percaya, diantaranya :
1. Kuasa dari Yesus begitu dahsyat, kekuatan Yesus begitu sempurna. Karena ketaatan-Nya kepada Bapa dan kasih-Nya kepada manusia, maka Dia rela menanggung penderitaan ini.
2. Kesengsaraan Yesus disinari oleh kemuliaan. Artinya, kesengsaraan-Nya menunjukkan betapa mulia perjuangan dan pengorbanan Yesus. Identitas tersebut menunjukkan dengan sangat jelas kuasa dan kemuliaan Yesus. Benar kalau pepatah mengatakan: “Seseorang dinilai kaya bukan karena apa yang dia miliki, tetapi siapa dia.” Kitab Amzal (13;7) dengan lebih tegas mengatakan: “Ada orang yang berlagak kaya, tetapi tidak mempunyai apa-apa, ada pula yang berpura-pura miskin tetapi hartanya banyak.”
3. Hidup seorang Kristen tak bisa dipisahkan dari salib. Gambaran Kristus yang ditonjolkan dalam kisah sengsara adalah sebuah pemenuhan janji, sehingga walaupun penderitaan itu merupakan sebuah realita; kuasa dan penyertaan Allah nampak sangat jelas dalam diri Yesus yang menderita itu.
Maka setiap kali berjalan dengan Yesus dalam penderitaan jangan menangisi penderitaan itu melainkan lihat pesan iman dibalik semuanya itu. Alkitab mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan Yesus adalah Raja segala raja. Di sepanjang zaman, banyak orang dari segenap penjuru dunia mencari Dia dan menyembah Dia. Kita harus menjadikan Dia sebagai Raja yang mengontrol seluruh kehidupan Anda. Kita harus men¬jadikan Dia sebagai Raja untuk disembah. Marilah kita menyambut Tuhan Yesus sebagai Raja atas segala Raja.